Relawan Sehat Indonesia (RESI) Bantu Warga Pontianak Kalimantan Barat, Jalani Persalinan di RSUD Tangerang



Ringexsposesuaraindonesia.id | Tangerang - Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Relawan Sehat Indonesia (RESI). Organisasi sosial tersebut berhasil membantu seorang warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendapatkan pelayanan kesehatan hingga menjalani proses persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang, Selasa (01 September 2026).



‎Bantuan tersebut diberikan kepada Kusmini (39), warga Kota Pontianak yang saat itu membutuhkan pelayanan kesehatan untuk proses persalinannya. Berkat pendampingan dan bantuan berbagai pihak, Kusmini dapat menjalani persalinan dengan baik. Ia bersama bayinya kini dalam kondisi selamat.



‎Ketua Relawan Sehat Indonesia (RESI), Ani Nurhayati, menegaskan bahwa RESI berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dalam berbagai persoalan, khususnya bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial.



‎“Relawan Sehat Indonesia berkomitmen untuk selalu membantu warga dalam hal kesehatan, pendidikan dan sosial. Kami ingin keberadaan RESI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ani.




‎Senada dengan itu, Pendiri Relawan Sehat Indonesia (RESI), Papang Ning DJ, mengatakan bahwa sejak organisasi tersebut berdiri, seluruh jajaran pengurus telah sepakat untuk hadir membantu masyarakat tanpa membatasi wilayah.



‎"Sejak berdirinya Relawan Sehat Indonesia, komitmen kami dan seluruh jajaran pengurus sudah sepakat untuk hadir membantu warga masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ungkap Papang.



‎Menurutnya, keberadaan relawan tidak semata-mata soal organisasi, tetapi bagaimana memastikan masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan, terutama dalam bidang kesehatan," ujarnya.




‎Sementara itu, Kusmini (39) menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Relawan Sehat Indonesia yang telah membantu dirinya dalam mendapatkan pelayanan hingga proses persalinan.



‎“Saya sangat berterima kasih atas bantuan Relawan Sehat Indonesia yang sudah membantu persalinan saya. Alhamdulillah, saya dan bayi saya selamat,” ungkap kusmini.



‎Kusmini juga mengungkapkan rasa syukurnya karena jaminan kesehatan dari Pemerintah Kota Pontianak telah aktif terhitung 1 September 2026.



‎“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pontianak, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak dan semua pihak yang telah terlibat dalam rangka pengobatan saya dan bayi saya,” ujarnya.



‎Di sisi lain, Kepala Bidang Layanan Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Ayani, SKM, menegaskan bahwa warga Kota Pontianak tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah.



‎“Saya tetap akan melayani warga Kota Pontianak ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, sekalipun keberadaannya di luar Kota Pontianak. Yang penting KTP-nya masih warga Kota Pontianak,” tegas Ayani.



‎Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya. Mobilitas warga yang berada di luar daerah tidak menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan pelayanan kesehatan, sepanjang memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.



‎"Kisah Kusmina menjadi salah satu gambaran pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan organisasi sosial dalam membantu masyarakat memperoleh hak pelayanan kesehatan," tuturnya.



‎Lanjut papang" Kehadiran Relawan Sehat Indonesia dalam mendampingi Kusmini hingga proses persalinan juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan yang membantu masyarakat melewati situasi sulit.


‎"Harapan RESI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan pendampingan, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan sosial, dengan semangat membantu masyarakat dari Sabang hingga Merauke," pungkasnya.


(Red)